Peran Sepeda Sebagai Manifestasi Smart Mobility Mengurangi Kemacetan Jakarta

Feature12.01.2018Annisa Sabran

Kemacetan adalah situasi tersendatnya atau bahkan terhentinya lalu lintas yang disebabkan oleh banyaknya jumlah kendaraan melebihi kapasitas jalan. Kemacetan banyak terjadi di kota-kota besar, terutama yang tidak mempunyai transportasi publik yang baik atau memadai. Bisa juga akibat ketidakseimbangan antara kebutuhan jalan dengan kepadatan penduduk, seperti yang terjadi di Jakarta.

Kemacetan lalu lintas telah menjadi masalah yang kronis di wilayah DKI Jakarta. Nyaris setiap hari masyarakat yang menggunakan transportasi darat (kecuali kereta api) di Jakarta dipusingkan oleh kemacetan yang seperti tiada habisnya. Berbagai usaha pemerintah daerah DKI Jakarta untuk mengatasi kemacetan telah dilakukan namun tetap saja belum membuahkan hasil. Bahkan kini kemacetan di Jakarta  justru bertambah parah. Jika sebelumnya kemacetan hanya terjadi di rush hour  (jam sibuk) yaitu pagi hari saat jam berangkat kantor dan sore hari saat jam pulang kantor, kini kemacetan nyaris terjadi sepanjang hari di banyak titik jalan Jakarta.

Terdapat banyak solusi kemacetan Jakarta yang telah dielaborasikan oleh para pakar. Namun makalah kebijakan ini secara khusus akan membahas bagaimana peran smart mobility melalui bike to work, jika diterapkan dan/atau digali lebih dalam lagi, akan dapat membantu mengurangi kemacetan Jakarta.