Daftar Harapan Kami tentang Kebijakan Iklim

Opinion Article from Freiheit.org
Opinion09.01.2020Christine Frohn
Klimapaket
picture alliance/Christoph Soeder/dpa

Terobosan terakhir dalam negosiasi antara pemerintah federal Jerman dan negara bagian mengenai undang-undang iklim telah diumumkan. Pada Desember 2019, paket kebijakan iklim yang dilakukan Pemerintah Jerman dibahas di Dewan Federal, dan sejauh ini nampaknya belum ada kesepakatan yang tercapai.

Pembahasan paket kebijakan iklim berjalan alot. Paket kebijakan yang diajukan disebut “national emission trading”. Perdagangan tercantum sebagai nama kebijakannya, namun sesungguhnya pedagangan tidak dapat terjadi karena harga emisi per satu ton CO2 per tahunnya ditentukan secara politis. Secara fundamental, ini bertentangan dengan prinsip sistem perdagangan emisi, dan lebih menyerupai pajak CO2.

Perlu dicatat, dalam sistem perdagangan emisi, negara menetapkan kerangka kerja dan selebihnya – contohnya penentuan harga emisi, terjadi dalam perdagangan bebas di pasar. Dalam pajak karbon, negara menentukan harga emisi yang dapat diubah besarannya jika tujuan iklim tidak tercapai, di samping itu, total emisi tidak ditentukan sehingga memberikan celah produksi emisi secara besar-besaran selama pajak mampu dibayarkan.

Perdagangan karbon dan pajak karbon adalah bentuk kebijakan perlindungan iklim yang berbeda keefektifannya.

No Planet B
Photo by Markus Spiske on Unsplash

Dalam kaitannya dengan kebijakan perlindungan iklim, kami memiliki beberapa harapan, yaitu:

  • Batas CO2 yang ketat: Keuntungan terbesar dari sistem perdagangan emisi adalah bahwa emisi CO2 terbatas. Jadi, Anda tahu persis berapa banyak emisi tiap-tiap pihak. Selain itu, besaran emisi yang diizinkan akan berkurang setiap tahun. Dengan cara ini, target iklim dapat dipenuhi tanpa kegagalan. Perdagangan emisi harus memiliki batasan jumlah emisi.
  • Perluasan perdagangan emisi Eropa: Jerman sudah memiliki mekanisme yang sangat efisien untuk mengurangi CO2. Alih-alih tersesat dalam perincian nasional dan memperkenalkan pajak CO2 yang dibatasi, Emission Trading System European Union (ETS EU) harus diperluas dengan mengikutsertakan sektor-sektor dengan emisi tinggi lainnya.
  • Pasar yang nyata dan bukan harga minimum: Nampaknya pemerintah federal tidak memiliki pemahaman jelas akan dampak ekonomi suatu perdagangan. Negara hanya menentukan kondisi umum. Dengan demikian, harga dapat bebas terbentuk di pasar. Jika harga ditentukan, maka itu sesungguhnya adalah sebuah pengaturan pajak.
  • Kejujuran dalam kebijakan iklim: Skema perdagangan emisi nasional ini tidak lebih dari pajak CO2, yang disebut secara berbeda dan entah bagaimana terdengar seperti mekanisme pasar. Kejujuran diperlukan dalam penyebutan nama paket kebijakan iklim. Selain itu, dampak aktual dari penetapan harga CO2 belumlah jelas. Faktanya, pembatasan CO2 membantu mencapai sasaran iklim secara efisien dan efektif diketahui, hal ini telah dicoba dan diuji.

 

Tulisan ini diterjemahkan dari artikel yang sama, dengan judul “Unser klimapolitischer Wunschzettel”, ditulis oleh Christine Frohn, dipublikasikan dalam Laman Freiheit.org. Artikel asli dapat diakses melalu tautan berikut: https://www.freiheit.org/klimapaket-unser-klimapolitischer-wunschzettel