Partners

Mitra Utama dan Mitra Internasional


Mitra Utama

KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA

Image result for kemenkumham

FNF dan KEMENKUMHAM RI memulai tahap pembicaraan kerjasama antara kedua lembaga pada November 2014, yang kemudian dituangkan dalam penandatanganan Memorandum Saling Pengertian(MSP) di tanggal 17 Maret 2015 lalu. FNF dan KEMENKUMHAM RI memiliki visi yang sama yaknipentingnya penguatan demokrasi, Rule of Law, dan perlindungan terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) diIndonesia. Dengan menjunjung tinggi visi tersebut, kami berkomitmen untuk bekerja sama sebagai mitra kerja selama 3 tahun dan seterusnya. Kerja sama tersebut dilandaskan atas maksud dan tujuan bersama untuk mengembangkan kapasitas sumber daya manusia (SDM), meningkatkan kinerja serta mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi KEMENKUMHAM RI.

 

PEMERINTAH KABUPATEN WONOSOBO

Kabupaten Wonosobo merupakan salah satu kabupaten di Indonesia yang telah mendeklarasikan diri sebagai Kabupaten Ramah HAM sejak tahun 2014. Cita-cita tersebut berhasil dikukuhkan dengan dikeluarkannya Perda No 5/2016 tentang Kabupaten Wonosobo Ramah HAM. Melalui kerjasama dengan FNF Indonesia sejak 2014, Pemerintah Kabupaten Wonosobo, telah melakukan serangkaian program untuk mendukung implementasi peraturan daerah tersebut melalui forum diskusi, diseminasi HAM, capacity building dan kebijakan daerah terkait HAM. Hingga saat ini kerjasama FNF dengan Pemerintah Kabupaten Wonosobo terus dikembangkan dalam upaya memberikan dampak positif bagi kemajuan pemenuhan HAM di Kabupaten Wonosobo, seperti penguatan kelembagaan HAM di Wonosobo, semakin bertambahnya pembangunan infrastruktur Ramah HAM, mendorong komunitas-komunitas warga agar mendukung Wonosobo Ramah HAM dengan melakukan aksi-aksi HAM, mendorong perangkat daerah untuk terus melakukan perbaikan layanan publik, sera mendorong perangkat daerah untuk menelurkan kebijakan-kebijakan ramah HAM.

 

LEMBAGA GERAK PEMBERDAYAAN (LEGEPE)

Lembaga Gerak Pemberdayaan (LeGePe) merupakan mitra FNF di Provinsi Jawa Tengah yang fokus pada pendidikan kewarganegaraan dan penguatan nilai-nilai demokrasi. FNF dan lembaga Gerak Pemberdayaan (LeGePe) telah menjalin kerjasama sejak tahun 2016. Topik "politik itu indah" yang diangkat LeGePe dalam pendidikan kewarganegaraan adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang politik bersih “clean politik”  dan penguatan nilai-nilai demokrasi dengan meningkatkan kepedulian dan partisipasi masyarakat terhadap politik. Dalam hal ini, FNF dan LeGePe menyelenggarakan seminar dan pelatihan yang terwujud dalam Pendidikan Kewarganegaraan Tingkat Dasar, Pendidikan Kewarganegaraan Tingkat Menengah, Penddidikan Fasilitator bagi Penggerak Pemberdayaan Masyarakat, dan Pelatihan Reformasi Birokrasi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Provinsi Jawa Tengah.

 

SERIKAT JURNALIS UNTUK KEBERAGAMAN (SEJUK)

Sejuk

Serikat Jurnalis untuk Keberagaman (SEJUK) adalah sebuah jaringan yang terdiri dari jurnalis-jurnalis yang mempromosikan toleransi, kebhinekaan, pluralisme dan hak minoritas keagamaan. Jaringan ini terdiri dari jurnalis dari media cetak dan online dan juga mahasiswa jurnalis kampus. Kerjasama SEJUK dengan FNF berfokus pada pelatihan jurnalis kampus dalam menulis artikel dan laporan yang berhubungan dengan isu-isu pluralisme. Melalui pelatihan ini, mahasiswa tersebut berkesempatan untukmenggali dan memahami isu-isu dari perspektif pluralistik dan melaporkannya di media kampus (seperti bulletin kampus, newsletter kampus, dsb.). Dalam pelatihan ini, jurnalis senior dari berbagai media nasional seringkali diundang sebagai narasumber.

 

CLIMATE INSTITUTE

Climate Institute adalah mitra CSO utama FNF dalam menyampaikan isu-isu lingkungan dan mempromosikan wawasan tentang perubahan iklim. FNF dan Climate Institute secara bersama mengadakan lokakarya, seminar, talk show, FGD, policy reccomendation, dan diskusi publik. Sebagai tambahan pada isu-isu utama tersebut, Dalam kegiatannya, FNF dan Climate Institute juga berusaha melibatkan dan berkolaborasi dengan beberapa komunitas dan organisasi kampus yang aktif menyuarakan isu perubahan iklim.

 

INSTITUT DEMOKRASI DAN KESEJAHTERAAN SOSIAL (INDEKS)

Perkumpulan Lembaga Indeks, biasa disingkat INDEKS, adalah organisasi masyarakat sipil yang bertujuan meningkatkan kualitas demokrasi dan kesejahteraan masyarakat berdasarkan prinsip-prinsip kebebasan dan perlindungan atas hak-hak setiap individu sebagai manusia dan warga negara dalam kehidupan sosial politik dan ekonomi. Kerjasama antara Perkumpulan Lembaga Indeks dan FNF Indonesia dimulai menjelang akhir 2018, difokuskan pada ranah penguatan pemahaman demokrasi dan rule of law dalam bidang tata kelola pemerintahan, ekonomi dan sosial serta mempromosikan visi Indonesia Bhinneka Tunggal Ika. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi workshop, seminar dan diskusi terkait topik kebebasan sipil dan hak asasi manusia, kebebasan ekonomi, kebhinekaan, dan filsafat politik Pancasila.

 

CENTER OF INDONESIAN POLICY STUDIES (CIPS)

Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) merupakan sebuah lembaga riset/ think-thank non-profit dan independen yang bertujuan untuk mengadvokasi perubahan kebijakan berdasarkan informasi yang konkret, pertimbangan analisis, serta penelitian yang terarah. Melalui kerja sama dengan Friedrich Naumann Foundation sejak tahun 2018, CIPS dapat menghadirkan hasil penelitian kebijakan tersebut kepada publik melalui beragam seminar dan forum yang menghadirkan masyarakat umum, para ahli, dan stakeholders terkait di bidangnya. Hingga saat ini, kerja sama FNF dan CIPS berfokus untuk mendorong terpenuhinya hak masyarakat Indonesia atas bahan pangan yang berkualitas dengan harga terjangkau melalui beragam reformasi kebijakan yang efektif dan menyejahterakan bagi konsumen, pedagang kecil, hingga petani dari keluarga kurang mampu.

 


Mitra Internasional

COUNCIL OF ASIAN LIBERALS AND DEMOCRATS (CALD)

CALD adalah satu-satunya aliansi regional partai politik liberal dan demokratis di Asia. Didirikan pada tahun 1993, CALD hadir sebagai sebuah forum dinamis yang mempromosikan diskusi dan pertukaran ide terkait tren dan tantangan demokrasi, supremasi hukum dan hak asasi manusia di kawasan Asia. Melalui forum diskusi yang diselenggarakan secara rutin, perwakilan partai politik dan individu dengan pandangan sejalan, bersama-sama mencari solusi liberal untuk tantangan demokrasi di Asia.